This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

kursor

Wavy Tail

Monday, 20 February 2017

3 Cara Membuat Website PALING MUDAH

3 Cara Membuat Website PALING MUDAH!

Cara membuat website sendiri sebenarnya bisa agak sedikit merepotkan, tergantung cara saudara melakukannya. Untuk membuat sebuah website sebenarnya bisa menggunakan domain TLD apa saja, tapi kali ini saya akan membahasnya khusus dengan domain .com, karena domain ini memberikan beberapa keuntungan dalam penggunaannya....

Kalau saudara ingin membuat sebuah website, maka saudara tentunya harus paham sedikit cara melakukan pemrograman. Bahasa yang minimal saudara ketahui adalah HTML, kalau saudara tidak paham bahasa yang satu ini, maka saudara bisa sangat kerepotan....
Saat ini ada 3 cara untuk membuat website .com sendiri yang umum kita temui....
    1. Level Pemula: Membuatnya dari blog gratis, dan mengganti dengan domain berbayar .com (jika pengetahuan pemrograman anda sangat dasar) dan ini adalah cara paling mudah untuk mempunyai halaman web anda sendiri.
    2. Level Menengah: Menggunakan software CMS (Content Management System) seperti Wordpress, sehingga anda tidak perlu menguasai bahasa atau script apapun untuk membuat website yang dikendalikan penuh alias hosting sendiri
    3. Level Sulit: Anda menguasai beberapa bahasa pemrograman dan membuat sendiri theme dan databasenya dari nol lalu hosting pada sebuah server dengan nama domain tertentu.
      Jadi bagi teman yang baru memulai membuat website di internet, silahkan memilih satu dari 3 metode di bawah ini. Harap membaca link-link artikel pendukung yang disertakan pada setiap metode untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

      METODE 1

      Cara Membuat Website dari Blog Gratis

      Mungkin di sini ada yang mau langsung komplain bahwa itu tidak sama dengan website. Sebenarnya yang seperti ini tidak perlu diributkan karena pada dasarnya anda akan membuat halaman-halaman yang bisa diakses di dunia maya....

      Ini tidak lain dari sebuah website dengan fungsi yang terbatas.... karena masih bergantung pada kebijakan "inang"-nya. Tapi sekali lagi saya tekankan, bahwa ini adalah cara paling mudah untuk membuat halaman web anda online di internet.
      • Untuk membuat website dari blog gratis, maka pertama-tama saudara harus membuat akun pada penyedia layanan gratis ini. Pelajari cara membuatnya di artikel CARA MEMBUAT BLOG. Harap lakukan tahapan-tahapan yang ada di artikel tersebut dengan seksama.
      • Setelah blog saudara jadi silahkan cari template yang saudara rasa cukup representatif untuk mewakili karakter atau bisnis saudara. Untuk mencari template yang sesuai dengan selera anda silahkan baca artikel DOWNLOAD TEMPLATE KEREN DAN GRATIS
      • Jika saudara sudah mendownload template yang saudara sukai, silahkan pasang template tersebut di blog anda saat ini. Baca artikel CARA MENGGANTI TEMPLATE
      • Sekarang saudara sudah membuat blog yang akan menjadi website sederhana anda. Tapi kalau punya sedikit kemampuan pemrograman, maka sebaiknya lanjut dengan mengedit template menjadi SEO Friendly. Pelajari caranya di artikel CARA MEMBUAT TEMPLATE SEO FRIENDLY
      • Setelah anda menyelesaikan tahap terakhir di atas, maka anda sudah selesai membuat website sederhana ini, yang perlu anda lakukan sekarang tinggal mengisi artikel-artikel ke dalam website sederhana ini.... (Baca di CARA MEMBUAT ARTIKEL DI BLOGGER)...
      Setelah anda selesai membuat website dari blog gratis, maka saatnya mengganti domainnya menjadi .com

      Mengganti Domain Jadi .COM

      Karena anda menggunakan blog gratis, maka jelas anda tidak memerlukan hosting. Anda hanya memerlukan nama domain. Untuk memudahkan anda saya berikan masukan yang praktis saja.... Anda bisa Googling untuk mencari penyedia jasa hosting dan nama domain, lalu hubungi Customer Servicenya dan beritahu bahwa anda hanya ingin membeli nama domain.... Selebihnya CS yang akan mengarahkan anda....

      Kalau saya sendiri pernah mencoba PAKET KEREN dari eazysmart.com, yang memang khusus untuk mengubah jadi domain .com sendiri. Biasanya layanan seperti ini akan meminta email dan password saudara agar mereka bisa membantu mengatur domain dari akun  saudara....

      Kalau saudara mempunyai masalah kepercayaan, maka sebaiknya ubah dulu password saudara untuk sementara. Baca caranya di artikel CARA MENGUBAH PASSWORD GMAIL

      METODE 2

      Membuat Website Dengan Memakai Host Sendiri CMS Wordpress

      Mungkin di sini ada di antara anda yang mengatakan, kalau blogspot itu ada di bawah kendali Google. Salah sedikit saja bisa dihapus padahal capek membuatnya. Kalau ini yang menjadi masalah anda, maka anda harus membuat website yang anda hosting sendiri. Untuk melakukan ini anda harus mengupload ke hosting anda file-file PHP atau sejenisnya....

      Mungkin ada yang langsung bertanya "Jadi saya harus belajar bahasa pemrograman dulu?" Itu adalah salah satu opsinya. Opsi lainnya adalah dengan menggunakan CMS wordpress. Dengan menggunakan ini anda tidak perlu belajar bahasa Pemrograman apapun untuk memiliki sebuah website yang berada di bawah kendali penuh dari anda.....

      Berhubung pembahasan mengenai CMS wordpress dalam membuat website ini agak diperlukan pembahasan tersendiri, maka silahkan membuka link di bawah ini....


      Tapi bagi anda yang suka tantangan lebih dan ingin memperlengkapi diri dengan kemampuan membuat theme yang bisa saudara kendalikan sesuka hati dan kembangkan fungsi-fungsinya, maka mungkin mendorong diri anda untuk lebih jauh mempelajari bahasa Pemrograman bisa menjadi awal yang baik....

      METODE 3

      Membuat Website Dengan Mengandalkan Bahasa Pemrograman  Sendiri

      Untuk membuat website .com yang dihosting anda harus benar-benar mempunyai pengetahuan pemrograman, karena kalau hanya menguasai HTML, maka hasilnya bisa jadi website yang menyedihkan dalam arti yang sesungguhnya.

      Kalau saudara ingin membuat website dari file yang bisa di hosting, maka setidaknya anda harus menguasai 3 hal:
      • Bahasa Pemrograman Tertentu seperti PHP
      • Penggunaan Software Editor File Web
      • Pengelolaan database seperty MySQL

      Belajar Bahasa Pemrograman Untuk Membuat Website

      Kalau saudara mau belajar, maka sebaiknya saudara membeli satu buku panduan di toko buku tentang PHP dan MySQL. Atau kalau saudara mau belajar sendiri saudara bisa mencoba website yang luar biasa W3SCHOOL (harus ada dasar bahasa inggris yang cukup). Lihat menu pembelajarannya di sidebar sebelah kiri. 

      Belajar Program Pembuat Website Seperti Dreamweaver

      Menguasai bahasa pemrograman saja tidak berarti anda bisa membuat websitenya tanpa bantuan, jadi anda perlu belajar cara membuat website dengan menggunakan software. Salah satu software yang cukup umum digunakan adalah Adobe Dreamweaver.

      Saudara bisa membeli buku panduan Adobe Dreamweaver di toko-toko buku terdekat, karena panduan menggunakan buku jauh lebih terstruktur. Kalaupun saudara harus belajar dari dasar, tidak akan terlalu sulit. Dalam jangka waktu sekitar 2 minggu saudara sudah bisa merampungkan website PHP sederhana milik saudara....

      Tapi kalau masalahnya ada di ekonomi yang lagi seret buat beli buku.... Bisa coba baca tutorial e-book di http://www.bgsu.edu/downloads/cio/file17760.pdf .... tapi bahasa inggris ya....

      Bagaimana Kalau Malas Membuat Template Website Sendiri?

      Kalau saudara malas membuat template sendiri, maka saudara sebaiknya mendownload template PHP yang sudah jadi. Salah satu penyedia template PHP gratis adalah http://www.phpjabbers.com/free-website-templates.php. Anda bisa memilih beragam template pada situs ini.... tapi harus daftar dan login dulu kalau mau download....

      Kalau saudara sudah dapat templatenya, maka silahkan edit templatenya dengan menggunakan Adobe Dreamweaver, jika diperlukan. Bagian terpenting dari sebuah website PHP adalah anda harus paham bagaimana cara menggunakan halaman PHP yang khusus untuk ADMIN, atau bagaimana cara mengubah struktur database MySQL sesuai kebutuhan anda....

      Membeli Domain dan Hosting untuk Website Anda

      Saat ini sudah banyak sekali jasa hosting dan jual nama domain. Anda bisa melakukan browsing di Google untuk mendapatkan penawaran Hosting yang terbaik.... Banyaklah bertanya dengan Customer Service jika memang diperlukan.....

      Perhatikan juga syarat layanan dari hosting, karena terkadang mereka tidak menerima situs-situs tertentu, seperti perjudian, iklan baris, pornografi, dan lain sebagainya. Ini sangat penting sebelum anda terlanjur beli dan bermasalah di kemudian hari.....

      Kalau saudara belum pernah memesan domain dan hosting, maka ada 3 hal  yang harus saudara pastikan tidak terlewatkan dari email penyedia hosting, yaitu:
      • HOST FTP
      • Username CPANEL, dan
      • Password CPANEL
      Kalau saudara bingung, maka tanyakan saja ke CSnya lagi.

      Upload File Template Website PHP ke Hosting

      Untuk melakukan ini saudara bisa menggunakan software gratis FileZilla. Kalau belum punya saudara bisa mengunduhnya dari website resmi FileZilla. Kalau saudara adalah pengguna Windows, maka download file yang paling atas.

      Filezilla ini bisa anda gunakan untuk memindahkan file template website PHP tadi ke folder Public_HTML yang ada di hosting berdomain yang sudah anda beli. Yang perlu anda lakukan cuma connect, dan setelahnya anda cukup click and drag untuk memindahkan satu file. 

      Kalau filenya banyak berarti anda harus membuka dulu folder Public_HTML dengan mengkliknya, setelah itu saudara bisa menyorot semua file yang hendak saudara pindahkan. Yang perlu anda lakukan hanyalah klik kanan dan pilih menu UPLOAD untuk memindahkan semua file tadi ke folder Public_HTML....

      Kalau file sudah saudara upload ke folder Public_HTML. Berarti semua orang sudah bisa mengakses file website yang sudah saudara kirimkan tadi di alamat domain .com yang sudah saudara bayar penggunaannya untuk jangka waktu tertentu....

      Alasan Menggunakan Domain .COM?

      Tidak ada masalah SEO Friendly di sini.... Karena Google sama sekali tidak memberi keistimewaan pada satu jenis TLD tertentu. Alasan utama menggunakan .com adalah paling mudah diingat oleh pengguna....

      Maksud saya seperti ini? Kalau saudara punya nama domain www.kucinglucu.net, maka biasanya saat ada pengunjung berusaha berkunjung balik maka mereka akan mengunjungi www.kucinglucu.com. Jadi tidak ada alasan teknis SEO yang aneh-aneh dalam masalah domain ini.

      RANGKUMAN
      Saudara bisa membuat website .com sendiri dengan membuat blog gratis yang diubah nama domainnya. Bisa juga dengan membuat file template sendiri dengan menggunakan software seperti Adobe Dreamweaver, lalu upload dengan menggunakan software FTP seperti FileZilla ke hosting berdomain .com yang sudah anda bayar penggunaannya dalam kurun waktu tertentu.

      pengalaman nge kost

      Hemm... gak terasa ternyata gue udah hampir tiga tahun berstatus ‘anak kos’.  Dan selama itu, gue juga udah lumayan mengalami asam-garam  dalam menjalani kehidupan tersebut. jadi sekarang gue mau berbagi cerita tentang pengalaman menjadi anak kos.

      1. Terlalu banyak makan mie instan

      Saat minggu-minggu pertama ngekos dulu, gue masih belum terbiasa makan malam di luar sehingga gue malas beranjak dari lingkungan kos. Untung aja saat itu di dekat kamar kos gue ada kantin yang buka sampai malam, tapi sayangnya menu malam yang ditawarkan hanya mie instan. Yasudah, karena gue masih gak peduli terhadap efek yang bakal dihasilkan, gue pun makan mie hampir setiap malam. Namun setelah dua bulan gue sering makan mie instan, tiba-tiba tenggorokan gue mengalami masalah dan perut gue jadi melilit. Awalnya gue merasa itu cuma gejala masuk angin, tapi setelah beberapa hari kemudian malah jadi semakin parah. Untungnya saat itu gue sakit pas weekend, jadi gue ada di rumah dan ada orang tua yang memperhatikan, lalu gue diantar untuk periksa ke dokter. Setelah sembuh beberapa hari kemudian, gue berjanji gak bakal sering makan mie instan lagi pas di kosan, kecuali kalau lagi kepepet.

      2. Air mati

      Sekitar bulan November 2013 lalu, gue pernah mengalami air mati di kosan selama sehari karena bagian dalam mesin jet pump-nya ada yang korslet. Jadi, di seluruh kamar mandi tempat kos, termasuk kamar gue, pada kehabisan air.

      Parahnya lagi, saat itu kejadiannya di pagi hari. Gue langsung panik karena waktu udah menunjukkan pukul tujuh dan setengah jam lagi kelas gue masuk. Karena gue gak mau berangkat ke kampus dalam keadaan belum mandi dan bau keringat, gue pun melihat keadaan di sekitar kamar kos gue. Saat itu gue melihat kalau persediaan air satu-satunya ada di dalam kardus air gelas kemasan yang biasa gue pakai untuk minum. Hemm... karena kepepet, gue jadi menggunakan tiga air gelas kemasan tersebut untuk menggosok gigi, mencuci muka, dan mandi. Gak tau deh itu bisa bikin badan gue bersih atau enggak, yang pasti saat itu gue cuma mikir yang penting badan gue kena air. Sungguh peristiwa kelam.

      Alhamdulillah, saat sore hari pemilik kos gue udah manggil tukang untuk memperbaikki mesin jet pump dan akhirnya bisa berfungsi lagi. Gue pun bisa mandi dengan normal lagi.

      3. Sakit

      Saat dalam kondisi sakit, bagi anak kos yang tinggal sendirian, merupakan momen yang sangat menyedihkan. Ya, karena dia harus bisa merawat dirinya sendiri.

      Seperti yang gue ceritakan sebelumnya, jadi selama menjadi anak kos gue udah pernah mengalami kondisi saat sakit. Dalam kondisi itu, gue hanya bisa tiduran di kamar dan malas sekali berobat, padahal kampus udah menyediakan fasilitas Rumah Sakit dan bisa berobat gratis hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa di sana. Satu-satunya cara yang gue rasa manjur adalah dengan berpikir positif kalau kondisi sakit gue (yang biasanya karena masuk angin) bisa hilang hanya dengan tidur. Akan tetapi kalau udah tidur ternyata kondisi sakit yang gue rasa masih ada, yang gue lakukan adalah menunggu weekend kemudian pulang ke rumah. Karena dengan pulang, ada keduaorangtua yang memperhatikan.

      4. Lapar di tengah malam

      Rasa lapar emang gak enak banget kalau datang pas mau tidur. Kejadian itu suka gue alami karena gue makan terlalu sedikit pas sore atau malam, jadi membuat perut gue suka lapar lagi. Untuk mengantisipasi masalah itu, gue suka beli cemilan untuk dimakan saat tiba-tiba perut lapar melanda karena gue pernah baca berita kalau makan makanan berat (baca: makanan yang berkarbohidrat) saat tengah malam itu kurang baik bagi kesehatan.

      Pernah suatu hari gue lupa beli cemilan dan tiba-tiba perut gue lapar pas tengah malam. Karena gak mau ambil pusing, gue langsung tidur dan berpikir kalau rasa lapar itu hanyalah sugesti belaka. Sebenarnya bisa aja gue pergi ke Sevel dekat kosan untuk beli cemilan, tapi faktor malas keluar karena udah malam membuat gue lebih milih tidur.

      5. Alarm di Hp terkadang gak berpengaruh

      Sebagai anak kos yang gak bisa bangun pagi karena kemauan sendiri, pastinya gue harus memiliki bantuan untuk bisa bangun pagi biar gak telat ke kampus. Nah, karena saat masih sekolah dulu ada Nyokap yang bisa membangunkan gue, saat gue ngekos berarti gue harus bisa bangun sendiri.

      Seperti yang udah gue ceritakan sebelumnya kalau gue gak bisa gitu aja bangun pas pagi menjelang, jadi satu-satunya cara, yaitu gue harus memakai alarm di Hp untuk membangunkan gue. Namun, apa yang terjadi? Ya, terkadang saat gue tidur larut karena mengerjakan tugas kuliah dan beberapa jam kemudian alarm Hp gue bunyi karena udah waktunya untuk bangun, gue yang masih setengah sadar bukannya langsung bangun, malah sibuk mencari Hp dan langsung mematikan alarm-nya untuk melanjutkan tidur. Ending-nya? Udah bisa ketebak.

      6. Bisa tenang dan fokus untuk belajar

      Pada poin-poin sebelumnya gue udah membahas pengalaman-pengalaman yang gak enak saat ngekos, tapi untuk poin terakhir ini, pengalaman ngekos sendiri itu gak selamanya mempunyai sisi negatif. 

      Untuk segi keefektifan belajar, gue bisa tenang dan fokus malah saat berada di kos. Kenapa? Karena kalau di rumah, banyak banget godaan untuk bermalas-malasan dan akhirnya bisa menunda gue untuk belajar atau mengerjakan tugas. Nah, dengan begitu, saat weekend tiba dan waktunya gue untuk pulang, gue memutuskan untuk menyelesaikan sebagian besar tugas sekolah di kosan terlebih dulu supaya saat gue di rumah bisa bersantai-santai.

      ***

      Itulah beberapa pengalaman gue selama ini saat menjadi anak kos. Intinya, menjadi anak kos itu dituntut untuk bisa lebih mandiri dan bisa mengatur waktu supaya aktivitas-aktivitas yang bakal dilakukan bisa sesuai rencana. Sesekali godaan untuk bermalas-malasan saat mengerjakan tugas atau mau berangkat kuliah pasti ada, tapi dengan menjadi anak kos, gue jadi lebih sadar kalau gue bisa hidup berkecukupan di kosan karena hasil “keringat” orang tua. Oleh sebab itu, gue gak boleh menyia-nyiakan waktu supaya gue bisa lulus kuliah tepat waktu dan membuat keduaorangtua gue bangga.

      Segitu dulu yang bisa gue tulis kali ini. Semoga apa yang udah gue ceritakan bisa bermanfaat bagi teman-teman pembaca. Bye~

      kerja sama di perusahaan

      BEKERJA SAMA DENGAN KOLEGA DAN PELANGGAN

      A.   Pengertian Kerja Sama, Kolega, dan Pelanggan
      Setiap aktivitas dalam suatu oraganisasi/perusahaan merupakan tempat dimana orang-orang dapat bekerja sama dengan dengan para pegawai, kolega, atau dengan pelanggan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Hal ini penting karena tidak ada seorang pengusaha pun yang sukses karena hasil kerja atau usahanya sendiri. Semua pekerjaan menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab bersama yang tidak dapat diselesaikan oleh kita sendiri. Pada umumnya suatu pekerjaan agar dapat dilaksanakan dengan baik diperlukan penjelasan mengenai isinya, cara melaksanakannya, atau hal-hal yang lain yang dianggap perlu. Semua itu selalu membutuhkan kehadiran dan peran orang lain.
      Dalam praktek, jika kerja sama dilakukan dengan banyak orang, maka suatu organisasi harus disusun dengan lebih baik. Hal ini berarti tanpa suatu organisasi , maka proses kerja sama itu hanya bersifat sementara dimana hubungan kerja sama antara pihak-pihak yang bersangkutan kurang dapat diatur dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu salah satu kunci sukses dalam bekerja sama dengan pihak lain.
      Untuk menerapkan prinsip-prinsip kerja sama dengan kolega dan pelanggan, dasar utamanya adalah keahlian yang berbeda-beda dari setiap orang yang bekerja sama menjadi sebuah tim untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Oleh karena itu selain keahlian juga kemampuan untuk menyesuaikan diri  dalam lingkungan, yaitu dengan memerhatikan sikap dan budi bahasa yang baik, sopan santun, tegur sapa dengan senyum yang tulus, serta dengan berbicara yang ramah dan penuh perhatian, sehingga akan terjalin rasa saling menghormat. Kata-kata seperti terimakasih, silakan, atau mohon maaf akan menambah semangat persaudaraan. Sikap yang baik terhadap teman bekerja atau kepada setiap orang akan meningkatkan dan memperlancar kerja sama antarpribadi, antarunit, atau antara bawahan dan atasan. Apabila hal-hal tersebut dapat tercipta dengan baik di tempat kerja, tentunya akan meningkatkan produktivitas kerja yang sangat diperlukan dalam menjalankan roda orgaisasi.
      1.     Pengertian dan Aspek Kerja Sama
      Kerja sama merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh lebih dari satu orang seperti dengan kolega maupun pelanggan untuk mencapai tujuan bersama dan saling memberi manfaat. Kolega adalah rekan kerja atau pegawai sedangkan pelanggan artinya mitra atau orang yang menggunakan barang dan jasa secara tetap. Hal ini menggambarkan suatu keterkaitan hubungan yang saling membutuhkan antara pegawai, kolega, dan pelanggan dalam mencapai suatu tujuan. Berikut ini adalah pengertian kerja sama menurut pendapat beberapa ahli.
      a.    Menurut Moh. Jafar Hafsah, kerja sama atau “kemitraan” adalah suatu strategis bisnis yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih dalam jangka waktu tertentu untuk meraih keuntungan bersama dengan prinsip saling membutuhkan dan saling membesarkan.
      b.    Menurut H. Kusnadi, kerja sama diartikan sebagai dua orang atau lebih untuk melakukan aktivitas bersama yang dilakukan secara terpadu yang diarahkan kepada suatu target atau tujuan tertentu.
      Dari dua pengertian diatas, ada beberapa aspek yang terkandung dalam kerja sama yaitu sebagai berikut.
      a.    Dua orang atau lebih, artinya ada kerja sama kalau ada minimal dua orang/pihak yang melakukan kesepakatan. Oleh karena itu sukses tidaknya kerja sama ditentukan oleh peran dari kedua orang/pihak yang bekerja sama tersebut.
      b.    Aktivitas, yaitu menunjukkan bahwa kerja sama terjadi karena adanya aktivitas yang dikehendaki bersama sebagai alat untuk mencapai tujuan dan ini membutuhkan strategi (bisnis/usaha).
      c.    Tujuan/target, merupakan aspek yang menjadi sasaran dari kerja sama usaha tersebut, biasanya tujuannya berupa keuntungan baik secara finansial maupun nonfinansial yang dirasakan atau diterima oleh kedua belah pihak.
      d.    Jangka waktu tertentu, yaitu menunjukkan bahwa kerja sama tersebut dibatasi oleh waktu. Artinya ada kesepakatan kedua pihak kapan kerja sama itu berakhir, dalam hal ini tentu saja setelah tujuan atau target yang dikehendaki telah tercapai.

      2.    Maksud dan Tujuan Kerja Sama
      Manusia sebagai makhluk sosial akan selalu membutuhkan manusia lainnya untuk melakukan interaksi antarsesama dengan mengisi kehidupan sosialnya. Manusia dilahirkan tidak ada yang sempurna. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu untuk saling mengisi kekurangan dan kelebihan tersebut, manusia akan selalu membutuhkan kehadiran manusia lainnya. Begitupun jika dikaitkan dalam bentuk kerja sama di segala bidang kehidupan seperti  kerja sama antara atasan dan bawahan, antara bawahan dengan bawahan, kerja sama antara pengurus RT dan warganya, kerja sama antar presiden dan para menterinya, ataupun kerja sama dalam suatu wadah organisasi usaha. Misalnya, seorang pengusaha dalam melakukan kegiatan usahanya tentu memerlukan kerja sama dengan pengusaha lainnya sebagai mitra dalam melaksanakan usaha agar tercapai tujuan yang telah ditetapkan bersama yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Dengan demikina, bentuk kerja sama  yang baik seyogyanya tidak dilandasi oleh kepentingan sepihak saja, melainkan harus dilandasi oleh kepentingan bersama atas dasar kesepakatan yang saling membberikan manfaat dan membawa kebaikan bagi kedua belah pihak.
      Dari pengertian kerja sama dalam paparan di atas, dapat disimpulkan maksud dan tujuan kerja sama usaha menurut Moh. Jafar Hafsahbahwa pada dasarnya maksud dan tujuan dari kemitraan (kerja sama) adalah win-win solution, maksudnya dalam kerja sama harus menimbulkan kesadaran dan saling menguntungkan kedua belah pihak. Pengertian saling menguntungkan bukan berarti bahwa kedua belah pihak yang bekerja sama tersebut harus memiliki kekuatan dan kemampuan yang sama serta mendapatkan keuntungan yang sama serta mendapatkan keuntungan yang sama besarnya. Akan tetapi kedua belah pihak haruslah saling memberi kontribusi/sumbangsih yang sesuai dengan kekuatan dan potensinya masing-masing sehingga keuntungan ataupun kerugian yang diperoleh kedua belah pihak akan proporsional, artinya sesuai dengan porsi/peran dan kekuatan masing-masing. Dengan kata lain, usaha antara kedua belah pihak yang telah mengikat kerja sama tidak harus memiliki kemampuan atau kekuatan yang sama besar, tetapi yang terpenting adalah motivasi yang jelas yang melandasi kerja sama tersebut. Dengan demikian, kesuksesan kerja sama tidak akan tercapai kalau hanya salah satu pihak saja yang punya peran sementara pihak yang satunya hanya berpangku tangan dan hanya menuntut hasilnya saja. Oleh karena itu, sebelum penandatanganan kerja sama dilakukan, harus disepakati dahulu bagaimana bentuk kerja samanya, bagaimana aturan mainnya, bagaimana bentuk sanksi-sanksinya yang akan diberikan bila salah satu pihak ingkar janji.
      3.    Prinsip-Prinsip Kerja Sama
      Prinsip-prinsip kerja sama adalah sebagi berikut.
      a.    Adanya Pembagian Kerja (Division of Work)
      Pembagian kerja sama tujuannya adalah untuk penempatan karyawan sesuai dengan keahliannya yang dikenal dengan prinsip the right man of the right place. Pertimabangannya adalah sebagai berikut.
      1)    Pada volume pekerjaan yang banyak dan beragam tidak bisa ditangani oleh hanya satu atau dua orang karyawan saja.
      2)   Setiap karyawan sebaiknya harus memiliki keahlian, minat dan spesialisasi tertentu.

      b.    Adanya Pembagian Wewenang dan Tanggung JAwa (Authority and Responsibility)
      Dalam bekerja, setiap staf atau karyawan harus mempunyai wewenang dalam melakukan pekerjaannya dan setiap wewenang tersebut melekat suatu pertanggungjawabannya maka harus diberi peluan untuk dapat bekerja sama dengan semua pihak baik dengan pimpinan maupun dengann sesame staf/karyawan.
      c.    Adanya Kesatuan Perintah (Unity of Command) dan Pengarahan (Unity of Direction)
      Kesatuan perintah diperlukan agar karyawan patuh dan bekerja dengan baik sesuai bidangnya masing-masing. Karyawan juga harus mengetahui kepada siapa dia harus bertanggungjawab. Karyawan harus mengetahui kejelasan wewenang wewenang, tanggungjawab dan pembagian kerjanya. Dalam pelaksanaan pekerjaan, bisa saja terjadi dua perintah yang saling bertentangan, sehingga akan membingungkan karyawan dalam bekerja. Untuk itu agar ada satu kesatuan perintah, sangat diperlukan komunikasi dan kerja sama semua pihak.
      d.    Adanya Ketertiban (Order) Organisasi
      Ketertiban dalam organisasi akan terlaksana dengan adanya aturan yang ketat, kehingga tercipta budaya kerja yang sangat kuat. Ketertiban dalam bekerja dapat terwujud apabila seluruh karyawan mulai dari bawahan sampai atasan mempunyai displin tinggi dalam bekerja.
      e.    Adanya Semangat Kesatuan (Semangat Korp)
      Setiap karyawan harus memiliki semangat kesatuan, senasib dan sepenanggungan. Dengan demikian semangat kerja akan meningkat. Semangat kesatuan akan terwujud apabila setiap karyawan mempunyai kesadaran, bahwa setiap karaywan sangat berarti dan sangat membutuhkan karyawan lainnya. Setiap bagian saling berkaitan dan membutuhkan bagian yang lain. Pimpinan perusahaan harus memiliki jiwa kepemimpinan sehingga mampu melahirkan semangat kesatuan (esprit de corp). Namun, pimpinan perusahaan yang suka memaksakan kehendak dengan cara-cara yang tidak baik akan melahirkan friction de corp yaitu perpecahan dalam korp.
      4.    Proses Pengembangan Kerja Sama
      Untuk memperoleh hasil yang optimal dalam bermitra atau bekerja sama, perlu diperhatikan rangkaian urutan proses pengembangan kerja sama seperti yang diuraikan oleh Moh Jafar Hafsah yaitu sebagai berikut.
      a.  Memulai Membangun Hubungan dengan Calon Mitra
      Sebelum kerja sama diwujudkan, kita harus melakukan penjajakan terlebih dahulu dengan calon mitra kita dengan baik dan tepat, sehingga kita tidak salah memilih. Jangan sampai kita memilih calon yang tidak diketahui latar belakangny, track record nya (rekan jejak), nama baiknya, dan tidak ada salahnya untuk memperoleh informasi yang lengkap mengenai calon mitra, kita mencari informasi dari berbagai pihak.
      b.  Mengerti Kondisi Bisnis Calon Mitra
      Apabila calon mitra usaha berpengalaman dalam dunia usaha, sebaiknya kita harus mengetahui kemampuannya seperti kemampuan manajemen, kemampuan teknologi, kemampuan sumber daya manusia dan kemampuan finansial. Sedangkan bila calon mitra kita belum memiliki pengalaman usaha, kita tetap harus mengetahui kemampuan finansial yang dimilikinya, sehingga akan menjadi pertimbangan layak tidaknya sebagai calon mitra usaha.
      Hal ini penting kita lakukan, karena melakukan kerja sama usaha adalah membangun komitmen yang dituangkan dalam bentuk kesepakatan yang wajib dijalankan bersama dan menjadi tanggungjawab bersama sesuai dengan potensi dan kemampuan masing-masing. Bila calon motra kita tidak memiliki kemampuan seperti yang kita harapkan, kita dapat membatalkannya dan mencari calon mitra yang lain. Namun, bila calon mitra kita telah memiliki kemampuan seperti yang kita harapkan, maka kita dapat segera melakukan kerja sama sesuai dengan yang telah direncanakan.
      c.   Mengembangkan Strategi dan Mengenal Detail Bisnis
      Bila mitra kita telah ditetapkan, langkah selanjutnya adalah bagaimana mengembangkan strategi usaha dan mengenal detail bisnis secara tepat. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengatur pembagian tugas dengan mitra usaha sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Dengan demikian diharapkan kita dapat mengembangkan usaha dengan baik, mencapai target, dan memperoleh keuntungan seperti yang kita harapkan bersama.
      d.  Mengembangkan Program
      Setelah pengembangan strategi usaha ditetapkan, langkah selanjutnya adalah pengembangan program yang merupakan rencana taktis yang akan dilaksanakan, kemudian disusun dan dituangkan dalam bentuk program kerja serta di informasikan kepada semua pihak yang terlibat dalam kerjasama, agar kita dapat bekerja secara optimal.
      e.  Memulai Pelaksanaan
      Setelah tahapan-tahapan tersebut diatas disiapkan, langkah selanjutnya adalah melakukan cek ulang persiapan yang telah dlakukan dan mencoba memprediksi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi,, selanjutnya adalah tahap pelaksanaan sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan bersama.
      f.   Memonitor dan Mengevaluasi Perkembangan
      Selama proses pelaksanaan harus selalu dilakukan monitoring atau pengawasan, sehingga dapat di evaluasi kekurangan-kekurangan atau hambatan-hambatan yang dihadapi. Dengan melakukan monitoring dan evaluasi, maka selanjutnya dapt dilakukan penyesuaian dan perbaikan-perbaikan yang dipelukan.

      5.  Manfaat Kerja Sama
      Salah satu aspek kerja sama sasarannya adalah target atau tujuan yang ingi di capai. Dengan adanya kerja sama di harapkan akan diperoleh manfaat dari pihak-pihak yang bekerja sama terebut, karena tidak ada kerja sama dalam bentuk apapun yang tidak mempunyai target atau tujuam akhir, yaitu memperoleh manfaat. Dengan melakukan kerja sama tentunya mereka mengharapkan sesuatu yang lebih dibandingkan hanya bekerja sendiri seperti lebih kuat dalam permodalan, lebih baik dalam penyediaan sumber daya manusia, atau lebih tangguh dan lebih siap dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini.
      Manfaat kerja sama menurut H. Kusnadi, yaitu sebagai berikut.
      a.    Kerja sama mendorong persaingan dalam mencapai tujuan dan peningkatan produktivitas.
      b.    Kerja sama mendorong berbagai upaya individu agar dapat bekerja lebih produktif, efektif, dan efisien.
      c.    Kerja sama mendorong terciptanya sinergi sehingga biaya operasional menjadi semakin rendah dan kemampuan daya saing meningkat.
      d.    Kerja sam mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antarpihak terkait serta meningkatkan rasa kesetiakawanan.
      e.    Kerja sama menciptakan praktek yang sehat serta meningkatkan semangat kelompok.
      f.    Kerja sama mendorong ikut serta memiliki situasi dan keadaan yang terjadi di lingkungannya, sehingga secara otomatis akan ikut menjaga dan melestarikan situasi dan kondisi yang sudah baik.

      Menurut Moh. Jafar Hafsah, manfaat kerja sama dibedakan menjadi sebagai berikut.
      a.  Manfaat Produktivitas
      Rumusan produktivitas adalah kemampuan untuk menghasilkan sesuatu dengan membagi output dengan input atau:
      Produktivitas = Output : Input
      Berdasarkan formulasi di atas dan sesuai dengan rumus 1+1>2, maka produktivitas meningkat bila dengan input yang tetap diperoleh output yang semakin besar. Produktivitas yang tinggi dapat diperoleh dengan cara mengurangi penggunaan input (tentunya dengan tidak mengurangi kualitas), sehingga dengan ouput yang tetap dan dengan penggunaan input yang sedikit akan menunjukkan peningkatan produktivitas.
      b.  Manfaat Efisiensi
      Manfaat efisiensi diperoleh setelah tercapainya penghematan aktivitas kerja di segala bidang, sehingga akan mengurangi pemborosan, dan menunjukkan grafik menguntungkan dilihat dari segi biaya, waktu dan tenaga. Hal ini dapat dicapai karena bentuk kerja sama adalah mengikat pihak-pihak yang melakukan kerja sama untuk mematuhi kesepakatan dan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Perhatikan contoh berikut.
      Ada dua perusahaan yang melakukan ikatan kerja sama, perusahaan A memiliki kelebihan dalam modal yaitu berupa teknologi dan sarana produksi. Namun, perusahaan A tidak memiliki tenaga kerja yang cukup. Sementara itu perusahaan B memiliki tenaga kerja yang banyak tetapi kurang memiliki sarana produksi (modal) yang cukup. Oleh karena itu, dengan menggabungkan dua kelebihan dari perusahaan A dan B tersebut, diharapkan dapat dicapai penghematan tenaga maupun sarana produksi yang merupakan kekurangan atau kelemahan yang dimiliki kedua perusahaan tersebut. Untuk itu, tanpa adanya kesepakatan untuk mengikat kerja sama maka perusahaan A tidak dapat mengoptimalkan modalnya karena tidak mempunyai tenaga kerja yang mengoperasikannya dan perusahaan B tidak dapat mempekerjakan tenaga kerjanya karena tidak mempunyai cukup modal dan sarana produksi.
      c.   Manfaat Jaminan Kualitas, Kuantitas, dan Kontinuitas
      Dengan sudah dicapainya manfaat produtivitas dan manfaat efisiensi, maka dengan melakukan kerja sama akan dicapai juga manfaat kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Dengan adanya penggabungan dua potensi dan kekuatan untuk menutupi kelemahandari masing-masing pihak yang bekerja sama (bermitra), maka akan dihasilkantingkat produktivitas yang tinggi dan efisiensi serta efektivitas dalam menjalankan kegiatan usahanya. Produktivitas menunjukkan manfaat kualitas. Dengan kualitas dan kuantitas yang dapat diterima oleh pasar maka akan dapat menjamin kelangsungan dan kesinabungan usaha.
      d.  Manfaat dalam Resiko
      Kerja sama pada intinya menunjukkan adanya kesepakatan antara dua orang atau lebih yang saling menguntungkan dan kedua pihak member kontribusi atau peran yang sesuai dengan kekuatan, petensi, dan keahlian masing-masing sehingga keuntungan atau kerugian yang dicapai atau diderita kedua pihak bersifat proporsional sesuai dengan porsi peran dan kekuatan masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa dalam melakukan kerja sama akan timbul rasa senasib dan sepenanggungan antara pihak yang bermitra. Untuk itu setiap resiko yang dihadapi, termasuk resiko menderita kerugian dalam pengolahan usaha, sudah sewajarnya ditanggung bersama antara pihak-pihak yang bermitra. Dengan demikian segala resiko yang timbul ditanggung oleh masing-masing menjadi lebih ringan.

      6.  Macam-Macam Kerja Sama
      Macam-macam kerja sama dilihat dari hubungannya dengan konsentrasi aktivitas manusia di masyarakat yaitu sebagai berikut.
      a.    Kerja sama ekonomi, yaitu kerja sama yang disebabkan oleh adanya perebutan sumber daya ekonomi dari pihak yang bekerja sama. Contohnya forum kerja sama ekonomi untuk kawasan Asia Pasifik dalam wadah kerja sama APEC (Asia Pacific Economic Cooperation).
      b.    Kerja sama politik, yaitu kerja sama yang dipicu oleh adanya persamaan dan perbedaan kepentingan politik dari pihak yang bekerja sama. Contohnya kerja sama Negara-negara Asia Tenggara dalam wadah organisasi ASEAN (Association of South East Asian Nations).
      c.    Kerja sama sosial, yaitu kekrja sama yang disebabkan adanya persamaan dan perbedaan kepentingan sosial dari pihak yang bekerja sama. Contohnya ECOSOC (Economic and Social Council),yaitu Dewan Ekonomi dan Sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan negara-negara di dunia/anggota PBB.
      d.    Kerja sama antarumat beragama, yaitu kerja sama yang dipicu oleh adanya sentimen agama. Contohnya kerja sama antarnegara Islam dalam wadah OKI.

      Macam-macam kerja sama dilihat dari pandangan sosiologis dengan konsentrasi kerja sama antarkelompok yaitu sebagai berikut.
      a.    Bargaining, yaitu kerja sama perorangan atu antarkelompok untuk mencapai tujuan tertentu dengan perjanjian saling menukar barang, jasa, kekuasaan, atau jabatan tertentu. Contohnya sebagai berikut.
      1)    Kerja sama pelanggan perorangan, yaitu kerja sama dengan kantor pribadi atau perorangan.
      2)   Kerja sama kolektif, yaitu kerja sama dengan kantor yang dilakukan secara kelompok. Bentuk kerja sama dilakukan biasanya karena pelanggan tidak mempunyai tempat, kantor, atau lembaga hokum yang resmi.
      3)   Kerja sama kantoran, yaitu kerja sama pelanggan yang sudah berbadan hukum. Misalnya kantor pemerintah, swasta, perusahaan bisnis.
      b.    Cooptation, yaitu kerja sama dengan cara bersedia menerima unsur-unsur baru dari pihak lain dalam organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya keguncangan stabilitas oragnisasi.
      c.    Coalition, yaitu kerja sama antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama, tetapi tetap memiliki batas-batas tertentu dalam kerja sama sehingga jati diri dari masing-masing anggota koalisi tetap terjaga. Contohnya koalisi partai-partai politik di DPR.

      Macam-macam kerja sama dilihat dari sudut manajemen dengan istilah collaboration yaitu sebagai berikut.
      a.    Kerja sama antara pimpinan/manajer dengan staf
      b.    Kerja sama antara sesama staf
      c.    Kerja sama antara sesama karyawan atau kolega

      7.    Cara Menumbuhkan Semangat Kerja Sama
      Cara menumbuhkan ssemangat kerja sama yaitu sebagai berikut.
      a.  Tentukan Tujuan Bersama dengan Jelas
      Setelah tim kerja terbentuk, segera menentukan langkah-langkah tujuan kerja sama karena tanpa arah dan tujuan yang jelas, kerja tim tidak akan menghasilkan apapun. Dengan adanya tujuan yang sudah ditetapkan, berarti ada target yang harus diraih. Hal ini akan memotivasi tim dan para anggotanya untuk lebih giat bekerja sesuai dengan job description-nya (sesuai dengan bidang keahliannya).
      b.  Perjelas Keahlian dan Tanggung Jawab Anggota
      Agar terbentuk kerja sama tim yang solid dan saling mendukung, masing-masing anggota tim harus bertanggung jawab terhadap tugas bidang pekerjaannya dan harus sesuai dengan keahlian masing-masing. Dengan demikian apa yang menjadi tujuan tim akan mudah dicapai, karena semua anggota tim saling mendukung.
      c.   Sediakan Waktu Untuk Menentukan Cara Bekerja Sama
      Seperti telah diutarakan diatas, tujuan hanya bisa dicapai melalui kerja sama tim yang baik dan solid. Kerja sama tim harus terus dilakukan dan tentunya memerlukan waktu untuk berembuk dan tukar pikiran. Untuk itu segera sediakan waktu untuk menysun pedoman, dalam pedoman tersebut berisi kesepakatan dari semua pihak yang terlibat, sehingga apa yang telah direncanakan bersama.
      d.  Hindari Masalah yang Bisa Diprediksi
      Bagi seorang pimpinan yang cerdas dan dekat dengan stafnya, biasanya dapat mengantisipasi lebih dini masalah-masalah yang bisa terjadi dengan mengarahkan anakbuahnya agar sesegera mungkin dapat mengenali sumber-sumber permasalahan. Apabila sumber masalah sudah dapat diatasi, tentunya oraganisasi perusahaan dapat kembali normal melakukan aktivitasnya.
      e.  Gunakan Konstitusi atau Aturan Tim yang Telah Disepakati Bersama
      Pada intinya tim bekerja harus sesuai aturan yang telah disepakati bersama dalam pedoman kerja. Apabila aturan tersebut dipatuhi akan dapat membantu mengendalikan tim dalam menyelesaikan pekerjaannya.
      f.   Ajarkan Rekan Baru Satu Tim
      Anggota tim yang baru harus segera beradaptasi. Biasanya pimpinan tim langsung memberitahu tata cara bekerja sama dalam tim, cara anggota tim saling berinteraksi antarsesama, dan saling membutuhkan satu sama lain, sehingga tim dapat bekerja denga baik dan optimal.
      g.  Selalu Bekerja Sama
      Kunci bekerja sama adalah open management, keterbukaan. Tim harus membuka pintu lebar-lebar terhadap ide dan gagasan anggota tim maupun gagasan pihak lain. Ciptakanlah lingkungan jerja yang harmonis dan selalu dapat bekerja sama menyelesaikan pekerjaan sampai tuntas sesuai dengan ide dan gagasan bersama.
      h.  Wujudkan Gagasan Menjadi Kenyataan
      Ciptakanlah gagasan-gagasan kreatif untuk memacu tim mewujudkannya menjadi kenyataan, sehingga tim mempunyai semangat kerja tinggi meraih tujuan.
      i.   Aturlah Perbedaan Secara Kreatif
      Di organisasi manapun, perbedaan pandangan dalam mengeluarkan ide atau pendapat adalah hal yang biasa. Apabila perbedaan tersebut dapat dikelola dengan aktif dan bijaksana, dengan cara mengadaptasi perbedaan tersebut menjadi bagian konsensus yang produktif, bukan tidak mungkin akan menjadi kekuatan yang besar untuk memecahkan dan mengatasi masalah.
      j.   Perangi Virus Konflik
      Jangan sekali-sekali memelihara konflik, karena bila konflik dibiarkan akan menjadi virus berbahaya. Untuk itu segera perangi konflik pada sumbernya. Sumber konflik biasanya terdapar pada pembagian tugas pekerjaan yang tidak merata seperti ada yang terlalu berat tetapi ada juga yang mendapat pekerjaan sangat ringan, ada yang sesuai job dan keahliannya tetapi ada juga yang tidak sesuai job dan keahliannya, juga tidak terbuka dan saling curiga. Untuk itu pimpinan harus bijaksana tetapi tetap tegas dalam mengelola manajemen konflik agar tidak meluar, yaitu dengan cara tim harus saling terbuka. Lakukanlah pembagian kerja yang adil dan bekerja sesuai dengan job-nya, sehingga anggota tim dapat bekerja denga enjoy danlebih bisa berkonsentrasi, karena bekerja sesuai dengan keahlian yang dimilikinya.
      k.  Saling Percaya
      Biasanya awal timbulnya rasa saling tidak percaya adalah adanya kebijakan yang tidak transparan, mulai merugikan salah satu pihak, perjanjian kerja atau consensus mulai dilanggar. Jika kekpercayaan antaranggota mulai hilang, sulit bagi tim untuk bisa bekerja sama dengan baik. Situasi ini tidak baik  bagi tim. Untuk itu segera lakukan pembenahan yaitu diawali dengan saling terbuka dalam bekerja, tidak ada lagi saling curiga, dan siap berbagi informasi. Dengan demikian semua beban pekerjaan yang dihadapi seberat apapun akan dapat diatasi apabila ada keterbukaan dan saling percaya terdadap semua anggota tim yang terlibat.
      l.      Saling Memberi Penghargaan
      Salah satu faktor yang dapat memotivasi karyawan untuk bekerja dengan baik adalah penghargaan. Pimpinan menghargai hasil kerja keras karyawannya. Mereka telah member kontribusi terhadap organisasi/perusahaan dengan bekerja sebaik-baiknya. Bentuk penghargaan terhadap karyawan tidak harus berupa uang tetapi dapat juga berupa perhatian, tegur sapa, tidak selalu menjaga jarak terhadap bawahan. Setelah tim dikumpulkan untuk merayakannya, karena telah selesai mengerjakan pekerjaan besar tersebut. Itulah bentuk saling memberikan perhatian.
      m.  Evaluasi Tim Secara Teratur
      Tim yang baik, efektif, dan solid akan selalu mengevaluasi hasil kerja tim secara berkala, sehingga hasil evaluasi kerja tersebut dapat dijadikan acuan atau referensi untuk pekerjaan-pekerjaan berikutnya, agar lebih baik.
      n.   Jangan Menyerah
      Apabila tim menghadapi tugas yang sulit dan berat dengan kemungkinan berhasil sangat kecil, walaupun sudah mengerahkan semua daya kreativitas dan sumber daya yang dimiliki, bisa saja tim menyerah. Namun, bila hal itu terjadi jangan pasrah dan jangan menyerah. Masih ada jalan untuk meningkatkan semangat anggota tim yaitu dengan cara memperjelas dan mempertegas mengapa tujuan tertentu menjadi sangat penting untuk diraih, karena tujuan merupakan sumber energi utama tim dan rohnya tim untuk dapat bekerja sebaik-baiknya.